Minggu, 16 Maret 2014

MY BIODATA










Nama                          : David Ngadianto
Nama Panggilan           : Anga
Tempat Tanggal Lahir  : Kubu Padi-29-Desember-1990
Hoby                           : Sport & Music
Cita-cita                      : Menjadi orang sukses dan membahagiakan                                          orang tua.
Status                          : Mahasiswa Universitas Suryakancana                                                  Fak.Teknik Prod. Informatika
Tentang                       : Saya adalah David Ngadianto panggil David                                       (Kampus), Anga (rumah). Saya berkuliah di                                          Unsur Fak.Teknik Prod.Informatika semester                                      VI saat ini. Daerah asli saya adalah Pontianak                                      Kalimantan Barat, saya di Cianjur tinggal                                            bersama kakak saya di daerah Cipanas.



KAMPUS UNSUR

 
Universitas Suryakancana merupakan salah satu universitas yang ada di Cianjur provinsi Jawa Barat, menurut saya UNSUR adalah Universitas terbesar yang ada di Cianjur.
Pada saat mengawali berdirinya UniversitasSuryakancana Cianjur memiliki 2 (dua) Fakultas yakni Fakultas Hukum danFakultas Ekonomi dengan aktivitas akademiknya dimulai pada tanggal 11 September1964.
Dengan perkembangan zaman UNSUR memiliki 5 (Lima) Fakultas yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Agama Islam. Disini saya akan sedikit membahas tentang Fakultas Teknik karena saya berkuliah di Fakultas Teknik dengan Jurusan Teknik Informatika.
Fakultas Teknik berdiri pada tahun 2001 yang mana hanya mempunyai jurusan teknik sipil dan teknik industri dan pada tahun 2003 jurusan teknik informatika pun berdiri. Saat itu mahasiswa teknik informatika hanya beberapa orang yang biasa dihitung dengan jari. Dengan perkembangan zaman dan masyarakat pun tahu kalau di UNSUR memiliki Fakultas Teknik dengan jurusan informatika. Dengan kesadaran masyarakat Jurusan Informatika Fakultas Teknik memiliki Mahasiswa yang begitu siknifikan perkembangannya. Hingga tahun ini 2014 jumlah Mahasiswa Informatika mencapai sekitar 860 mahasiswa aktif.
Mungkin hanya itu yang bisa saya ceritakan tentang UNSUR khususnya Fakultas Teknik Jurusan Informatika tercinta.


Kamis, 13 Maret 2014

INTERAKSI MANUSIA & KOMPUTER



Materi interaksi manusia dan komputer (IMK) merupakan mata kuliah wajib yang di ajarkan kepada mahasiswa di perguruan tinggi jurusan teknik informatika, sistem informasi,ilmu komputer. Interaksi manusia dan komputer bukan hanya membahas bagaimana membuat suatu interface, tetapi memiliki ruang lingkup yang jauh lebih luas. Buku ini di susun untuk memberikan pemahaman bagaimana manusia sebagai sumber daya terpenting dalam membangun sistem. Materi yang di bahas meliputi manusia, komputer, interaksi, paradigma, dan prinsip penggunaan, proses desain, model konigtif, analisis tugas, desain dan notasi dialog, model sistem, dukungan implementasi,teknik evaluasi,bantuan dan dokumentasi, groupware, teori dan permasalahan pekerjaan bersama yang di dukung komputer, serta sistem banyak sensor.
Ini sedikit pengertian IMK (Interaksi Manusia & Komputer)
Bidang ilmu interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah. Sebuah hubungan antara manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka (interface).



AYAM PELUNG KHAS CIANJUR

AYAM PELUNG

Ayam Pelung merupakan ayam peliharaan asal Cianjur, sejenis ayam asli Indonesia dengan tiga sifat genetik. Pertama suara berkokok yang panjang mengalun. Kedua pertumbuhannya cepat. Ketiga postur badan yang besar. Bobot ayam pelung jantan dewasa bisa mencapai 5 - 6 kg dengan tinggi antara 40 sampai 50 cm.
Menurut cerita tahun 1850 di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang Cianjur ada Kiayi dan Petani bernama H. Djarkasih atau Mama Acih menemukan anak ayam jantan di kebunnya. Anak ayam yang trundul di bawa pulang dan dipelihara. Pertumbuhan anak ayam tersebut sangat pesat menjadi seekor Ayam Jago bertubuh besar dan tinggi serta suara kokoknya panjang mengalun dan berirama. Ayam jantan itu dinamakan Ayam Pelung dan oleh Mama Acih dikembangkan, dikawinkan dengan ayam betina biasa. 
Sekarang Ayam Pelung ini semakin terkenal dan cukup diminati oleh masyarakat umum, wisatawan nusantara dan mancanegara. Seorang Putra Kaisar Jepang pernah berkunjung ke Warungkondang untuk melihat peternakan Ayam Pelung tersebut. Bahkan di Cianjur setiap tahun diselenggarakan kontes Ayam Pelung yang diikuti pemilik dan pemelihara ayam pelung se-Jawa-Barat dan DKI Jakarta. Ayam Pelung terbaik yang menjadi juara kontes bisa mencapai harga jutaan rupiah.
Nama ayam pelung berasal dari bahasa sunda Mawelung atau Melung yang artinya melengkung, karena dalam berkokok menghasilkan bunyi melengkung juga karena ayam pelung memiliki leher yang panjang dalam mengahiri suara / kokokannya dengan posisi melengkung.
Ayam pelung merupakan salah satu jenis ayam lokal indonesia yang mempunyai karakteristik khas, yang secara umum ciri ciri ayam pelung dapat digambarkan sebagai berikut :
·         Badan: Besar dan kokoh (jauh lebih berat / besar dibanding ayam lokal biasa)
·         Cakar: Panjang dan besar, berwarna hitam, hijau, kuning atau putih
·         Pial: Besar, bulat dan memerah
·         Jengger: Besar, tebal dan tegak, sebagian miring dan miring, berwarna merah dan berbentuk tunggal
·         Warna bulu: Tidak memiliki pola khas, tapi umumnya campuran merah dan hitam ; kuning dan putih ; dan atau campuran warna hijau mengkilat
·         Suara: Berkokok berirama, lebih merdu dan lebih panjang dibanding ayam jenis lainnya.


v  Budidaya Ayam Pelung
Budidaya yang bertujuan untuk menghasilkan keturunan ayam pelung yang unggul dan baik terus dilakukan secara teliti dan tepat, yang mencakup antara lain : Pemilihan Induk, Pemilihan Pejantan, Teknik pemeliharaan dan kesehatan (sanitasi kandang & vaksinasi berkala). Dengan perkembangan teknologi belakangan ini, kita semua sependapat bahwa ayam pelung harus dikembangkan dan dibudidayakan secara maksimal untuk kepentingan kesejahteraan manusia, tetapi dari sisi melestarikan dan mengembangkan ayam pelung dengan tidak harus merusak atau memusnahkan ras pelung yang sudah ada dan terbukti memiliki berbagai keunggulan.
v  Kontes Dan Bursa Ayam Pelung
Seperti halnya burung perkutut atau burung kicauan lainnya, ayam jago pelung juga dikonteskan yang menitik beratkan kepada alunan suaranya, dan sekarang ini hampir semua aspek sudah mendapat penilaian dalam suatu kontes : kontes suara khusus untuk jago ayam pelung, kontes penampilan, bobot badan dan juga untuk Pelung betina yang meliputi lomba lokal, nasional maupun internasional yang telah diagendakan secara terorganisir pada setiap tahunnya.
Pada kontes Ayam Pelung tersebut selain diadakan lomba tarik suara dan lainnya juga merupakan arena bursa penjualan dari anak ayam sampai ayam dewasa, dari usia 0 s/d 1 bulan (jodoan), usia 3 bulan (sangkal), usia 6 s/d 7 bulan (jajangkar), sampai kepada ayam pelung yang sudah jadi (siap kontes). Dengan demikian lomba/kontes ayam pelung sekaligus merupakan bursa penjualan, promosi dan sosialisasi khusus ayam pelung. Melalui bursa semacam ini para pembeli, penjual dan penggemar merasa puas karena pada umumnya mendapatkan bibit-bibit maupun induk yang berkualitas dan tambahan pengetahuan tentang segala hal mengenai ayam pelung yang cukup memuaskan dari sesama peternak dan penggemar.